Walikota Tegal Bersitegang Dengan Aggota Dewan

Jumat, 8 Agustus 2014

Walikota Tegal, Hj Siti Masitha Soeparno terlihat emosi dengan muka merah saling adu argumentasi dengan Anggota DPRD Kota Tegal, dari Fraksi PAN Peduli Rakyat Abdullah Sungkar SE ST MT.

Ketegangan tersebut terjadi pada rapat kerja DPRD Kota Tegal bersama Walikota Tegal beserta jajarannya dengan acara pemaparan Walikota Tegal, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Tegal tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tegal Tahun 2014-2019 di ruang rapat Komisi II DPRD Jl Pemuda Kota Tegal Kamis sinag (7/8).

 

Suasana memanas saat Politisi dari PAN Peduli Rakyat mengkritisi target dalam draf Raperda Kota Tegal tentang RPJMD Kota Tegal Tahun 2014-2019 yang diajukan oleh Pemerintah Kota Tegal pada urusan pilihan yang isyu strategis pada sektor perdagangan, jasa dan industri yang targetnya hampir flat dengan statistik saat periode masa Walikota Tegal dipimpin oleh Ikmal Jaya SE Ak lima tahu silam.

Menurut Abdullah Sungkar, itu hanya mengikuti trendnya saja. Disarankan oleh Sungkar, kalau sesuai dengan jargon pelayanan prima yang diharapkan dan melampaui yang diharapkan, maka target harus ditingkatkan agar memotifasi PNS atau staf untuk bekerja lebih  maksimal. Tapi, hal ini malah direspon tidak semestinya. Padahal kenirja ekonomi kota yang tinggi adalah pintu capaian penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang merupakan isyu strategis dalam misinya juga.

”Saya Abdullah Sungkar, berbicara selalu denga data.” Sementara data yang kami terima, datangnya adalah dari Pemerintah Kota Tegal, silahkan baca kembali data yang mereka kirim kepada kami dan kami bukan mau menjegal, tetapi kami selaku anggota dewan hanya mengkritisi muatan yang dari RPJMD meskipun kami belum membaca secara detail tetapi dari angka capaian yang diajukan itu masih flat hanya mengikuti trend, mengikuti kecenderungan statistik. – (NM)