Penghuni Rusunawa Kraton Ditertibkan

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tegal melakukan penertiban terhadap para penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kraton. Hal itu dilakukan karena para penghuni menunggak pembayaran biaya sewa.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkim, Sugeng Suwaryo, kemarin menyampaikan, menindaklanjuti adanya laporan tunggakan biaya sewa pihaknya langsung melakukan tinjauan dan penertiban. Ditemukan ada delapan kepala keluarga (KK) yang masih menunggak pembayaran sewa lebih dari enam bulan. Selain itu, upaya tersebut juga untuk mengantisipasi penyimpangan penggunaan rusunawa. "Agar tidak terjadi pembiaran, kami sudah memanggil dan memperingatkan para penghuni menunggak pembayaran sewa," tegasnya.

Menurut dia, setelah dipanggil dan diklarifikasi secara langsung dari delapan KK, dua diantaranya menyatakan sanggup dan sudah melunasi tunggakan. Sedangkan, lainnya sudah membuat surat pernyataan dan diwajibkan untuk melunasi biaya sewa yang belum dibayar.

Sugeng Suwaryo menyatakan, dalam waktu dekat juga dilakukan evaluasi tentang kinerja petugas keamanan di rusunawa. Bahkan, apabila diperlu akan dilakukan penambahan jumlah petugas keamanan menjadi sembilan orang. Hal itu dilakukan menyusul adanya kerawanan pencurian di rusunawa. “Petugas keamanan kami memang sangat minim, makanya kami juga meminta agar warga bersama-sama menjaga lingkungannya masing-masing, misalnya dengan melakukan siskamling secara rutin,” katanya.

Kabid Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Nining Supartin menambahkan, berdasarkan hasil rekap penghuni enam KK yang dinyatakan masih menunggak sudah memasuki perpanjangan ketiga kalinya sebagai penghuni rusunawa."Apabila melebih jatuh tempo pelunasan tunggakan, kami akan menertibkan penghuni untuk menghindari kecemburuan sosial di rusunawa," katanya. (WN)