Komisi I DPRD Soroti Kelanjutan Islamic Center

Proses pembangunan kawasan Islamic Center di Kecamatan Marganana tepatnya di belakang Terminal Kota Tegal kini mulai dipertanyakan. Bahkan, Komisi I DPRD dalam pembahasan anggaran APBD 2018 juga menyoroti masalah tersebut.


Menurut anggota Komisi I DPRD, Rachmat Raharjo, kemarin, dalam rapat pembahasan anggaran antara Bagian Umum, Sekretariat Daerah bersama Komisi I DPR sempat ditanyakan terkait anggaran peresmian Islamic Center. Ternyata, pembangunan Islamic Center baru sebatas masjid yang selesai yang dibangun melalui dana hibah. Sedangkan, untuk halaman masjid, interior, sarana prasarana serta kepengurusan Islamic Centre belum ada kejelasan. "Apabila dalam tahun anggaran 2018 tidak ada kegiatan pembangunan untuk penyempurnaan Islamic center dikhawatirkan masjid yang sudah terbangun menjadi tidak bisa dimanfaatkan," katanya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD, Heri Budiman. Dia, bahkan khawatir apabila tidak ada tindaklanjut pembangunan dikhawatirkan bangunan tersebut akan mangkrak dan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Pemkot Tegal melalui instansi terkait untuk mencarikan solusi terkait persoalan tersebut. Selain itu, seharusnya Pemkot dapat menyempurnakan pembangunan Islamic Center agar masjid yang sudah jadi dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat."Selama ini DPRD dalam proses awal juga tidak ada koordinasi yang jelas terkait pembangunan kawasan Islamic Center," tegasnya.(WN)