Penataan Pedagang di Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran Dilakukan Bertahap

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tegal berencana melakukan penataan terhadap para pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran. Sesuai rencana penertiban dan penataan akan dilaksanakan secara bertahap dengan tujuan untuk mengembalikan fungsi utama di dua jalan umum tersebut.


"Dalam penertiban dan penataan kami akan melibatkan Dishub, DPU TR, Satpol PP, dan personel Polresta Tegal Kota," tegas Kepala Dinkop UMKM dan Perdagangan, Khaerul Huda, kemarin.

Menurut dia, pihaknya juga sudah menyiapkan tempat relokasi di Blok B dan C Pasar Pagi. Meskipun demikian, dalam upaya penataan pedagang yang menjamur di sepanjang jalan Kaloran dan Zaenal Arifin butuh solusi konkret untuk tempat relokasi baru. Selain itu, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan penataan jalan umum karena sudah di luar tanggung jawab pengelolaan bidangnya. "Untuk penertiban jalan atau eksekusi, jelas butuh koordinasi lintas sektoral karena melibatkan semua instansi terkait," katanya.

Dia mengemukakan, tentang target pengembalian fungsi jalan umum sangat diperlukan sinergitas antara DPU TR dan Dishub selaku penanggung jawab jalan umum terkait. Bahkan, pihaknya juga memberikan dukungan penuh untuk menindaklanjuti penataan pedagang sebagai konsekuensi upaya tersebut.

Kasi Pengembangan dan Pemeliharaan Pasar, Adayat menambahkan, untuk konsep penataan 170 pedagang di sepanjang Jalan Zaenal Arifin ditambah pedagang tebokan di Jalan Kaloran pihaknya sudah menyiapkan lantai 1 dan lantai 2 di Blok C yang dapat menampung sekitar 230 pedagang. Sesuai target seharusnya penataan dilakukan setelah lebaran 2016. Namun, karena masih terkendala pihaknya juga menunggu tindaklanjut eksekusinya. (WN)