Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Siap Fasilitasi Permasalahan PHK

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal siap untuk memfasilitasi tentang munculnya permasalahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dikeluhkan tenaga kerja dari sejumlah perusahaan. Selama pertengahan Agustus hingga pertengahan November tercatat lebih dari 25 kali aduan pekerja yang terlibat sengketa teknis PHK dengan perusahaan. Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Markus Wahyu Priyono, kemarin.



Menurut dia, banyaknya pengaduan pekerja terkait kebijakan perusahaan dan berdampak pada PHK ternyata lebih mendominasi aduan pekerja dibandingkan permasalahan ketenagakerjaan lainnya. Pekerja mengeluhkan tentang hak pesangon dan kesejahteraan karena terancam PHK. "Kami memberikan ruang konsultasi dibidang ketenagakerjaan. Setiap aduan dan konsultasi tenaga kerja terkait permasalahan dengan perusahaan akan segera ditindaklanjuti dan dikroscek kebenarannya untuk diselesaikan," tegasnya.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Tenaga Kerja, Sulistyo Adhi Susanto menambahkan, selain mengakomodir aduan dan laporan pekerja tentang sengketa dan PHK pihaknya juga terus melakukan pendataan perusahaan yang beroperasi. Hasilnya, berdasarkan data base perusahaan yang mengurus proses perijinan untuk beroperasi di Kota Tegal tercatat sebanyak 460 unit jasa usaha. Dari jumlah tersebut 124 perusahaan diantaranya, sudah masuk daftar wajib lapor berdasarkan hasil pendataan pengawasan tenaga kerja dari Bidang Tenaga Kerja Provinsi Jateng. (WN)