Pulau Kodok Diterjang Ombak

Belajar dari pengalaman adalah guru terbaik. Sebagai masyarakat pesisir mesti paham karakter alam yaitu musim diantaranya . "Saya yakin warga paham tentang hal ini namun tidak diduga bahwa gelombang dan angin jauh lebih besar dari biasanya."

 

Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Rakhmat Rahardjo, setelah melakukan kerja bakti bersama TNI dan warga sekitar Pulau Kodok, Sabtu 2 Desember 2017.

Mengatur tata letak warung , disain warung , konstruksi warung menjadi hal penting untuk diperhatikan untuk ikhtiar mengurangi resiko kerusakan yang berdampak kerugian.

Rakhmat menegaskan, pandangan politik Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, bahwa peran Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, sangat ditunggu untuk segera turun memfasilitasi bagaimana mengatur tata letak dan persoalan lain dicarikan tenaga ahli di bidang rancang bangun tempat wisata dalam konsep desa wisata seperti yang diusulkan saat berdialog dengan nara sumber Konsultan desa wisata yang difasilitasi oleh UNTAG Semarang.

"Saat warga bersama TNI lakukan kerja bakti bersihkan pantai dan bantu evakuasi warung yang rusak . Harapannya Pemkot Tegal segera turun melihat situasi ini . Namun sayang nampaknya belum ada perwakilan."

Dengan banyaknya pengunjung di pantai Martoloyo yang dikenal Pantai Pulau Kodok sesungguhnya mengurangi peran Pemkot Tega, dalam mempromosikan pantai sebagai destinasi wisata, warga melalu jejaring media sosial telah berhasil mempromosikan daerahnya sehingga memiliki daya tarik utk dikunjungi secara rutin.-(NM)