Hanya Satu Pasangan Calon Yang Daftar Melalui Jalur Independen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal telah resmi menutup pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal dari jalur independen pada, Rabu (29/11) pukul 24.00. Hingga batas akhir tersebut hanya satu pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota yang menyerahkan berkas pendaftaran untuk ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tegal tahun 2018.



Menurut Ketua KPU, Agus Wijanarko, kemarin, satu pasangan bakal calon yang menyerahkan syarat dukungan ke KPU Kota Tegal, yakni HA Ghautsun SSos (Jigo) dan dokter H Muslih Dahlan. Pihaknya kini mulai melakukan verifikasi administrasi dan selanjutnya melaksanakan verifikasi faktual terhadap jumlah dukungan yang telah diserahkan sebanyak 30.068 dukungan. "Setelah selesai hitung hingga sekitar pukul 22.00. Kami langsung terbitkan berita acara memenuhi syarat untuk dilanjutkan verifikasi administrasi," katanya.

Dia menegaskan, apabila dalam tahap verifikasi administrasi dinyatakan lolos, maka maka akan dilanjutkan verifikasi faktual. KPU akan mulai membuka pendaftaran Calon Walikota/Wakil Walikota pada Januari 2018 mendatang. "Pilkada Kota Tegal akan digelar bareng Pilgub Jateng pada, 27Juni 2018. Proses pendaftaran calon akan dibuka mulai 8-10 Januari 2018," katanya.

Sementara itu, Bakal Calon Walikota Tegal dari jalur perseorangan, A Ghautsun mengatakan, berkas dukungan yang diserahkan ke KPU Kota Tegal terdiri dua macam sesuai dengan ketentuan PKPU. Yakni, dukungan secara kolektif dan perseorangan. Proses pengumpulan dukungan dari masyarakat Kota Tegal telah dilakukan selama dua tahun. Bahkan, sejak tiga bulan lalu juga telah dilakukan verifikasi internal yang dilakukan oleh para relawan yang tergabung dalam Tim Sahabat GsM. "Jumlah dukungan yang dibawa dan diserahkan ke KPU Kota Tegal sebanyak 30.068 dukungan. Terdiri, dukungan dari Kecamatan Tegal Barat 5.845 orang, Kecamatan Tegal Tegal Selatan, 8.184 orang, Margadana 9.715 orang dan Tegal Timur 6.324 orang," katanya.

Menurut dia, dengan jumlah tersebut berarti telah melebihi batas minimal dukungan yang disyarakan PKPU sebanyak 14,9 persen karena KPU mensyaratkan batas minimal sebanyak 20.012 dukungan. Selain itu untuk sebaran dukungan juga telah sesuai ketentuan karena dukungan berasal dari empat kecamatan yang ada di Kota Tegal.(WN)