KPU dan Panwaslu Jangan Besikap Arogan

Rabu 8 November 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) hendaknya jangan bersikap arogan dalam proses penyelenggaraan Pemilu. Mengingat semua yang dilakukannya sebatas fungsi dan tugas yang diembannya. Hal itu ditegaskan leh Plt Walikota Tegal HM Nursholeh MMpd dalam Rakor Panwaslu Kota Tegal di Hotel Bahari Inn, Rabu (8/11).

”Gelaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik Gubernur-Wakil Gubernur dan Walikota-Wakil Walikota di 2108 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pangawas Pemilihan Umum (Panwaslu) meskipun independen dan mandiri juga tidak perlu bersikap arogan, karena itu hanya sebatas tugas dan fungsi yang diembannya. Independensi dan kemandirian bukanlah bersifat ekslusif tetapi tetap memerlukan komunikasi , kordinasi, keterpaduan dan dukungan dari segenap komponen yang ada, “kata Nusholeh.

Nursholeh mengatakan, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) perlu dijaga agar tetap netral dalam perhelatan pemilihan Walikota yang akan dating, sehingga dalam tubuh PNS tidak lagi terpecah belah dan tidak muncul loyalitas ganda yang pada akhirnya justru mengganggu keadilan tugas PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

”Saya minta kepada seluruh warga masyarakat Kota Tegal, di Pilkada mendatang untuk dapat mengendalikan diri dalam menberikan dukungan dan aspirasi politiknya dengan tidak melakukan tindakan anarkis, hindari gesekan, jangan saling gasak, jangan saling gosok,” Pungkas Nursholeh. (RJ)