Dialokasikan Rp 6,5 M Untuk Pengadaan Komputer 15 SMP

Sebanyak 15 SMP di Kota Tegal akan mendapatkan bantuan komputer untuk persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Untuk kegiatan pengadaan barang tersebut telah dialokasikan dalam ubahan APBD tahun 2017 sebesar Rp 6,5 miliar. Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD, Hery Budiman, kemarin.



Menurut dia, bantuan pengadaan komputer juga direncanakan pada APBD murni tahun 2018 sekitar Rp 7 miliar. Diharapkan dengan adanya sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan tersebut proses pelaksanaan UNBK di Kota Tegal berjalan lancar. "Dalam proses lelang pengadaan barang kami meminta harus mengacu pada peraturan dan mekanisme yang berlaku," tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan anggota Komisi I DPRD, Sisdiono Ahmad. Dia mengemukakan, selain untuk persiapan menghadapi UNBK, pengadaan bantuan komputer tersebut diharapkan bisa juga untuk penunjang pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, dalam pengadaan komputer harus sesuai dengan keperuntukkannya. "Proses penganggaran dibuat bertahap agar bisa dievaluasi.  Apabila dalam pengadaan tahap pertama bagus maka bisa dilanjutkan ketahap kedua.  Namun,  apabila pengadaan jelek harus dihentikan. Kami tidak ingin melihat lagi UNBK SMP bergabung dengan sekolah lain, tapi harus bisa mandiri," tegasnya. 

Dia mengemukakan, dengan adanya laboratorium komputer diharapkan pelaksanaan UNBK bisa berjalan lancar. Sesuai rencana diusulkan masing-masing SMP Negeri mendapatkan bantuan komputer sekitar 32 unit. Sementara itu, bagi SMP Negeri 1, 2 dan 7 yang sebelumnya sudah melakukan UNBK secara mandiri dan melakukan pengadaan komputer dengan biaya sekolah akan dilakukan verifikasi terhadap laboratorium komputer. Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui kondisinya. "Apabila ada yang sudah tidak layak atau rusak diusulkan diganti baru, sehingga pelaksanaan UNBK berjalan lancar," ujarnya.(WN)