Jumlah Penderita Tuberculosis di Kota Tegal Semakin Meningkat

Jumlah penderita Tuberculosis (TB) di wilayah Kota Tegal kini tercatat mencapai 321 kasus. Dengan jumlah tersebut apabila dibandingkan pada tahun 2004 mengalami peningkatan karena saat itu hanya mencapai 203 kasus. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD, Nur Fitriani usai memimpin rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, RSUD Kardinah dan pengurus PD Aisyiyah Kota Tegal, Selasa (14/11).



Dia mengemukakan, saat ini jumlah penderita TB di Kota Tegal menempati peringkat ketiga di Provinsi Jateng. Sedangkan, di tingkat dunia Indonesia menempati peringkat kedua setelah India. "Dalam upaya penanganan penyakit tersebut juga dinilai masih rendah. Karena itu, perlu adanya kebersamaan dari seluruh pihak termasuk pemerintah dan masyarakat dalam menekan angka penderita TB," tegasnya.

Fitriani menyampaikan, seharusnya di wilayah Kota Tegal dalam penanganan penyakit TB bisa berjalan maksimal. Sebab, kesadaran dari masyarakat untuk masalah tersebut, termasuk tentang penyakit HIV sudah tinggi. Selain itu, kader-kader PD Aisyiyah bisa dioptimalkan dengan dorongan bantuan dari APBD. Dengan demikian, jumlah kader bisa ditambah dan penanggulangan TB bisa semakin cepat.

Dia menambahkan, untuk mengatur tentang upaya penanggulangan perlu dibuat Peraturan Daerah (Perda) yang khusus tentang komitmen bersama dalam penanganan TB. Sebab, dalam pemberantasan penyakit tersebut merupakan tanggungjawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat. "Bagi mereka penderita jangan sampai dikucilkan, tapi tetap ditangani secara baik. Sedangkan, bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dalam proses pengobatan perlu ada bantuan APBD," katanya. (WN)