Buang Yang Jorok Dari Sembur Tutur Ki Dalang Enthus Susmono

"Semoga pagelaran wayang golek bisa menghibur sekaligus menjadi tuntunan. Maka ambilah yang baik dan buang yang jorok dari sembur tutur Ki Dalang Enthus Susmono."

 

Menanggap wayang golek dimaksudkan sebagai ruwat Kota Tegal, semoga menjadi tolak bala setelah tertimpa kala bendu dengan tertangkapnya Walikota Tegal non aktif Siti Masitha oleh KPK beberapa waktu lalu.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Plt Walikota Tegal, HM Nursholeh diacara pagelaran wayang golek dalam lakon Samson melawan Delila yang diprakarsai oleh Korpri dan Bank Jawa Tengah, dengan Ki Dalang Bupati Tegal, Ki Enthus Susmon di alun-alun Kota Tegal, Jumat 10 November 2017.

Melalui lakon yang diangkat Samson melawan Delila, merupakan salah satu pesan moral kepada kaum lelaki bahwa sekuat apapun terkadang akan tunduk oleh rayuan wanita cantik. Selain wahana hiburan yang terpenting bisa menjadi media untuk lebih mencintai seni budaya ditengah maraknya pengaruh berbagai budaya asing.

Plt Walikota Tegal, HM Nursholeh mengapresiasi kepada Ki Dalang Enthus Susmono atas kesediannya tampil pada hal segudang acara dan bertumpuk berkas yang harus ditandatangani. Sebagai Bupati masih bisa menyempatkan diri untuk mendalang, semoga Ki Enthus termasuk lelaki yang kuat seperti Samson dan kuat dari godaan Delila.-(NM)