Rusunawa Kraton Rawan Pencurian Motor

Warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal mempertanyakan sistem keamanan pengelola rusunawa tersebut. Pasalnya, akhir-akhir ini lingkungan tempat tinggal mereka rawan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Salah seorang penghuni Rusunawa Kraton, Sapto Bimantoro (55), kemarin mengatakan, kasus pencurian sepeda motor sudah terjadi beberapakali sejak Rusunawa Kraton ditempati warga. Hal itu membuat warga tidak nyaman tinggal di tempat tersebut. “Maraknya kasus pencurian sudah kami laporkan ke aparat keamanan termasuk ke pengelola, namun hingga saat ini belum ada perkembangannya," katanya.

Dia mengemukakan, warga berharap aparat keamanan untuk ditambah dan memperketat pengamanan secara maksimal. Bahkan, warga juga mengusulkan agar setiap ada tamu yang masuk harus menyerahkan kartu identitas kepada petugas keamanan. Hal itu dimaksudkan untuk meminimalisir terhadap kerawanan kasus pencurian. "Kami juga berharap Pemkot Tegal melalui dinas terkait segera melakukan upaya untuk mencegah terjadinya pencurian," tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua DPRD, Edy Suripno. Pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk segera bertindak guna mencegah terulangnya kembali kasus pencurian di Rusunawa Kraton. Dengan demikian, warga penghuni rusunawa bisa kembali nyaman tinggal di tempat tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Sugeng Suwaryo menyatakan, dalam waktu dekat dilakukan evaluasi tentang kinerja petugas keamanan di rusunawa. Bahkan, apabila diperlu akan dilakukan penambahan jumlah petugas keamanan. Tercatat ada enam petugas keamanan yang menjaga rusunawa setiap harinya. Atas kasus tersebut, berjanji akan meningkatkan sistem keamanan. “Petugas keamanan kami memang sangat minim, makanya kami juga meminta agar warga bersama-sama menjaga lingkungannya masing-masing, misalnya dengan melakukan siskamling secara rutin,” katanya. (WN)