Tempat Karaoke Yang Melanggar Aturan Harus Diberikan Sanksi Tegas

Sejumlah fraksi di DPRD berharap kepada Pemkot Tegal untuk memberikan sanksi tegas terhadap tempat karaoke yang terbukti melanggar aturan. Sebab, hal itu sudah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Usaha Tempat Hiburan dan Karaoke.
 


Menurut Ketua Fraksi Demokrat Bersatu, Hendria Priatmana kemarin, pihaknya mendukung penuh adanya rencana Pemkot Tegal untuk menutup tempat hiburan karaoke yang sudah terbukti melanggar Perwal Nomor 7 Tahun 2015. Hal itu diterapkan agar insiden pelanggaran berat berupa peredaran minuman keras dan keberadaan Pemandu Lagu (PL) tidak terulang kembali. "Jika sudah terbukti bersalah, harus ada tindakan tegas dari dinas terkait dengan konsekuensi pencabutan izin operasi," katanya.

Dia mengemukakan, perlunya ketegasan pemberian sanksi terhadap pelanggaran, juga berfungsi untuk mengevaluasi kinerja Tim Ad Hoc dan pengawasan dalam pengurusan proses perizinan. Sebab, ketersediaan tempat hiburan bagi masyarakat di Kota Tegal tidak dipungkiri sangat dibutuhkan, namun juga harus ada pertimbangan moral agar penyimpangan penyelenggaraan tempat hiburan tidak terjadi.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Fraksi PKB, Siti Maryam. Bahkan, pihaknya  siap mengawal hingga tuntas dalam penegakan sanksi terhadap pelanggaran Perwal Nomor 7 Tahun 2015. Selain itu, juga mengingatkan dalam menegakan aturan dibutuhkan konsistensi dan ketegasan sikap untuk pencabutan izin operasional sebagai sanksi dari pelanggaran yang sudah terbukti dilakukan. Meskipun demikian, harus ada koordinasi dengan instansi terkait agar dalam penjatuhan sanksi tidak ada pihak yang saling menyalahkan. "Jangan sampai, ada lempar tanggung jawab dari dinas terkait gara-gara belum adanya koordinasi soal penutupan karaoke," tegasnya.(WN)