KPU Kota Tegal Berharap Anggaran Pilkada Rp 6,3 M Segera Cair

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal berharap anggaran hibah sekitar Rp 6,3 miliar untuk pelaksanaan Pilkada Tahun 2018 bisa segera dicairkan. Hal itu dimaksudkan agar proses tahapan pilkada bisa berjalan lancar. Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko, kemarin.


Menurut dia, proses tahapan pilkada sudah berjalan sekitar satu bulan lalu. Namun, anggaran untuk membiayai tahapan pelaksanaan kegiatan belum cair. "Kami sudah koordinasi dengan instansi terkait dan berharap anggaran bisa secepatnya dicairkan," katanya.

Agus mengemukakan, dari informasi yang diperoleh untuk anggaran sudah masuk rekening ke KPU Kota Tegal, namun harus melalui proses registrasi masuk DIPA KPU Pusat terlebih dahulu baru nantinya bisa digunakan. Meski anggaran belum cair sejumlah kegiatan tetap dilaksanakan karena mengacu pada tahapan pilkada. Oleh karena itu, untuk kebutuhan anggaran ditalangi terlebih dahulu dari pihak ketiga dan kesekretariatan. "Diperkiraan membutuhkan waktu sekitar dua minggu lagi untuk bisa dicairkan," ujarnya.

Sementara itu, anggota KPU, Thomas Budiono mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Tegal diperkirakan masih bertambah. Sebab, ada sejumlah pemilih pemula yang sudah memiliki hak suara. Karena itu, pihaknya kini gencar melakukan sosialisasi di sekolah dan melalui media sosial. "Langkah ini kami lakukan agar tingkat partisipasi pemilih bisa semakin meningkat," katanya ketika menerima kunjungan Komisi A DPRD Provinsi Jateng, kemarin.

Dia menjelaskan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi melalui media sosial karena kebanyakan pemilih pemula merupakan penggunanya. Selain itu, juga menggelar sosialisasi melalui sekolah. Dengan demikian diharapkan mereka memberikan bisa memberikan suaranya saat pencoblosan. "Kami juga berkoordinasi dengan Disdukcapil agar mereka yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah bisa segera dilakukan perekaman dan mendapatkan surat keterangan," tandasnya.(WN)