Teater RSPD Akan Menggelar Muhibah Sastra Tegal di Jakarta

Kelompok Teater RSPD Kota Tegal dalam waktu dekat ini akan menggelar muhibah Sastra Tegal di Aula Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia, Jakarta. Sesuai rencana dalam kegiatan tersebut akan dilakukan pembacaan puisi, cerpen, monolog dan kolom warungpoci dalam bahasa Tegal.



Menurut Ketua RSPD, Yono Daryono, kemarin, sesuai rencana kegiatan akan dilaksanakan, Selasa (24/10). Para seniman yang tampil sebanyak 8 orang. Yakni, Dwi Ery Santoso, Tambari Gustam, Dyah Setyawati, Rosan Gemblong, Bontot Sukandar, Inda Fitri, Firman Hadi dan Kankerina. Selain pembacaan sastra bahasa Tegal juga diadakan diskusi panel dengan tema "Memartabatkan Bahasa Tegal ". Adapun sebagai panelis, yaitu DR Maufur, Sisdiono Ahmad, DR Yusqon dan Yono Daryono dengan moderator Andi Kustomo. "Kegiatan ini dilakukan bersamaan peringatan bulan bahasa yang diperingati setiap Oktober," katanya.

Dia mengemukakan, upaya tersebut dilakukan juga dalam rangka memberikan dukungan upaya revitalisasi bahasa daerah yang kini sedang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia. Untuk persiapan pementasan, dilakukan sejak sebulan lalu di Aula Radio Sebayu. "Kami juga memberikan kesempatan bagi para seniman maupun masyarakat untuk andil dalam kegiatan ini," katanya.

Yono mengatakan, pihaknya berharap dengan adanya itu bahasa daerah tidak dikesampingkan. Sebab selama ini adanya politik bahasa Indonesia, bahasa daerah terkesan terpingirkan. Padahal, bahasa merupakan bahasa ibu dan bahasa kebudayaan. "Dalam konteks budaya masyarakat primitifpun memiliki standarisasi yang sama dalam budaya. Oleh karena itu jangan sampai bahasa daerah punah, termasuk bahasa tegal," tegasnya.

Dia menambahan, di wilayah Tegal dan sekitar kondisinya masih diuntungkan adanya media Suara Merdeka yang masih peduli untuk membudayakan bahasa Tegal. Yakni, melalui rubrik kolom warungpoci yang selalu terbit setiap Senin pagi.(WN)