Plt Walikota Tegal Himbau Untuk Tobat Masal

Paska OTT Walikota Tegal, Jawa Tengah, non aktif Siti Masitha Soeparno oleh KPK, nama baik Pemerintah Kota (PemKot)Tegal amat tercoreng. Untuk memulihkan nama baik butuh komitmen segenap pejabat. Bahkan, kita patut melakukan tobat masal. "Kita malu sama masyarakat Kota Tegal."

 

Hal itu disampaikan oleh Plt Walikota Tegal, HM Nursholeh saat memberikan pengarahan bersama Tim Korsupgah KPK kepada pejabat struktural dilingkungan Pemkot Tegal, di ruanh Adipura komplek Balaikota Tegal, Rabu (13/09/2017).

"Kita harus membangun kembali kepercayaan rakyat, kita tidak boleh terperosok pada lobang yang sama," tutur Nursholeh.

Birokrasi Pemkot Tegal sempat retak karena adanya friksi ditubuh ASN. Dalam waktu dekat Nursholeh berjanji akan mengembalikan ke posisi masing-masing untuk ASN non job setelah ada keputusan PTUN inckrah.

Pengarahan dari Tim Korsupgah KPK bertujuan agar memahami visi dan misi pembangunan Kota Tegal. Dengan kegiatan tersbut diharapkan dapat meningkatkan kinerja di lingkungan Pemkot Tegal serta meningkatkan transparasi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran yang dimulai sejak perencanaan hingga pelaksanaan.-(NM)