Pemkot Tegal Ajukan Usulan Enam Raperda

Pemkot Tegal mengusulkan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ke DPRD. Yakni, raperda penyertaan modal PDAM, raperda penyertaan modal pada PT BPD Jateng, raperda perubahan atas Perda Kota Tegal No 5 tahun 2013 tentang penyertaan modal pada PD BKK Tegal Barat, PDA BPR BKK Kota Tegal dan PD BKK Tegal Barat. Selain itu, juga mengajukan Raperda tentang Ketrentraman dan Ketertiban Umum, raperda tentang peternakan dan kesehatan hewan serta raperda tentang perubahan atas Perda No 3 tahun 2014 tentang RPJMD tahun 2014-2019.



Menurut Wali Kota, Siti Masitha Soeparno, dampak ditetapkannya enam raperda berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah, kinerja BUMD pada tahun mendatang dan pelayanan masyarakat. "Saya berharap enam raperda dapat diagendakan, dibahas alat kelengkapan dewan dan ditetapkan menjadi Perda sesuai mekanisme yang berlaku," katanya.

Terkait usulan tersebut, Wakil Ketua DPRD, Anshori Faqih mengatakan, usulan raperda akan segera ditindaklanjuti. Meskipun demikian, dari enam raperda yang diusulkan akan dilakukan skala prioritas dalam proses pembahasan, khususnya yang bersifat mendesak seperti raperda tentang perubahan RPJMD.

Hal serupa juga disampaikan anggota Komisi II DPRD, Hendria Priatmana. Menurut dia, untuk usulan pembahasan raperda tentang penyertaan modal di PDAM akan dilakukan pembahasan apabila sudah ada kepastian definitif jabatan Direktur PDAM. Sebab, hingga kini masih dijabat oleh pelaksanan tugas (Plt). "Sebelum dijabat oleh Direktur PDAM secara definitif kami belum bisa membahas," tegasnya. (WN)