Persiapan Atlet Masih Terkendala Anggaran

Meski Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jateng ke-15 pada tahun 2018 batal dilaksanakan di Kota Tegal, berbagai persiapan kini tetap dilakukan oleh KONI Kota Tegal. Namun, upaya tersebut mengalami kendala karena keterbatasan anggaran untuk persiapan dan pembinaan para atlet. Hal itu disampaikan perwakilan pengurus KONI Kota Tegal, Sutari, kemarin.



Menurut dia, untuk anggaran KONI pernah mengusulkan sekitar Rp 6 miliar. Anggaran tersebut direncanakan karena Kota Tegal ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov Jateng tahun 2018. "Saat ini, setelah dipastikan Kota Tegal batal menjadi tuan rumah, untuk alokasi anggaran belum ada kepastian. Padahal, persiapan dan pembinaan para atlet harus dilakukan dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit," katanya.

Sutari mengemukakan, dengan kondisi tersebut berharap agar Pemkot Tegal segera melakukan langkah kongkret atas persiapan menghadapi pekan olah raga akbar antar daerah tersebut. Hal itu dimaksudkan agar pencapaian prestasi bisa lebih baik lagi dibanding sebelumnya. "Sudah selayaknya Pemkot Tegal mengajak seluruh komponen masyarakat, dari tahap sosialisasi maupun melibatkan untuk persiapan karena kelancaran dan kesuksesan kegiatan tersebut menjadi tanggung jawab bersama," ujarnya.

Dia menambahkan, bidang olah raga termasuk bidang wajib yang harus mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah. Karena itu, dalam upaya meningkatkan prestasi perlu juga adanya kebijakan untuk menarik para atlet yang kini berada di luar daerah bisa kembali ke Kota Tegal. "Untuk menarik mereka harus ada jaminan peningkatan pembinaan dan kesejahteraan," tandasnya. (WN)