DLH Gencarkan Sosialisasi Tentang Retribusi Sampah Rumah Tangga

By: nno
Kamis, 10-01-2019 13:56 wib
15
Share:

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal terus berupaya untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pemberlakuan Surat Edaran (SE) tentang Penarikan Retribusi Sampah Rumah Tangga. Sebab, ketentuan pemungutan retribusi sampah rumah tangga mengacu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2012 tentang Retribusi Jasa Umum Jenis Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan dan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 16/2017 tentang Perubahan Atas Perwal 31/2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda 1/2012. Menurut Kepala DLH, Resti Drijo Prihanto, penyampaian Surat Edaran tentang Retribusi Sampah Rumah Tangga kepada masyarakat merupakan tindaklanjut dari Perda dan Perwal. Bahkan, surat edaran tersebut dilayangkan secara menyeluruh kepada semua kelurahan hingga Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Tujuannya, agar semua kepala rumah tangga mengetahui pemberlakuan retribusi sampah yang sudah diatur dalam Perda dan Perwal tentang Pelayanan Kebersihan. "Penarikan retribusi sampah rumah tangga, juga menjadi acuan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk biaya operasional pengangkutan sampah dari TPS ke TPA," katanya. Dia mengemukakan, terkait rincian pemberlakuan tarif retribusi, pihaknya sudah menentukan sejumlah kategori sampah rumah tangga berdasarkan kriteria dan volume sampah. Yakni, tarif retribusi sampah rumah tangga senilai Rp 1.000/bulan/rumah tangga dengan volume sampah paling sedikit dan Rp 2.000/bulan untuk rumah tangga secara umum. Mekanisme pemberlakuan rertibusi sampah rumah tangga tersebut juga untuk merealisasikan capaian retribusi sampah yang ditarget Rp 1,3 miliar pada tahun 2019. "Dari evaluasi tahun 2018, capaian retribusi sampah rumah tangga ditarget Rp 1 miliar, tapi belum bisa terealisasi sehingga tahun ini terus digenjot melalui surat edaran," ujarnya. Resti menambahkan, untuk lebih diketahui masyarakat pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama antara masyarakat dengan Pemkot Tegal. Diantaranya, penanganan sampah dari rumah tangga hingga tingkat TPS menjadi tanggung jawab masyarakat, sedangkan pengelolaan sampah dari TPS menuju TPA menjadi tugas DLH. Termasuk, pemberlakuan retribusi sampah rumah tangga yang diatur sebagai jasa pelayanan kebersihan.(wn)


Aspirasi Warga