Bahasa Tegal Direkomendasikan Masuk Mulok

By: nno
Rabu, 05-12-2018 15:55 wib
10
Share:

Lembaga Pengkajian dan Pengembangan (LPP) Bahasa Tegal, merekomendasikan Bahasa Tegal bisa masuk kurikulum pembelajaran muatan lokal (mulok) di sekolah. Hal itu sesuai dengan merujuk hasil Kongres II Bahasa Tegal yang digelar di Pesonna Hotel Kota Tegal, Rabu (5/12). Kegiatan tersebut selain di Walikota Tegal terpilih Dedy Yon Supriyono, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Johardi, juga diikuti camat, lurah, kepala sekolah, pengawas dan guru mengajar bahasa Jawa serta tokoh masyarakat dan seniman. Menurut Ketua LPP Bahasa Tegal, Dr Maufur, Kongres II Bahasa Tegal dilaksanakan dengan tujuan untuk merumuskan, memutuskan, hingga merekomendasikan Bahasa Tegal sebagai upaya melestarikan serta mengembangkan bahasa daerah. Yakni, dengan pertimbangan sudah menjadi bagian keseharian yang identik di masyarakat. Salah satu rekomendasi formal yang disepakati yaitu dimasukkannya Bahasa Tegal dalam kurikulum bermuatan lokal (mulok) mulai SD hingga SLTA. "Mata pelajaran bahasa daerah yang semula menggunakan dialek bahasa Jawa Solo akan lebih efektif jika diubah menjadi dialek Tegal," katanya. Dia menjelaskan, dalam proses perumusan dan teknis rekomendasi kongres, pihaknya juga melibatkan semua peserta dalam pembahasan yang akan diusulkan kepada Pemkot Tegal dan Pemprov Jateng. Selain itu, dasar hukum yang menjadi acuan pengajuan rekomendasi mulok Bahasa Tegal juga akan disertai pembahasan Raperda, Perwal, penyelenggaraan lokakarya kurikulum Bahasa Tegal, menyiapkan kurikulum hingga SDM guru-guru serta buku bahan ajar. Sementara itu, Sekretaris LPP Bahasa Tegal, Haryo Guritno menambahkan, dalam pembahasan Bahasa Tegal sebagai rekomendasi mulok pada Kongres II Bahasa Tegal ternyata mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya Kepala Disdikbud Provinsi Jateng dan Kepala Disdikbud Kota Tegal yang mengawal langsung proses Kongres Bahasa Tegal. Dalam kegiatan tersebut, sebagai pembicara kongres menghadirkan tujuh narasumber. Yakni, Prof. Dr Rustono, Prof. Dr Teguh, Dr. Burhan, Dr. Maufur, Irawan, Sisdiono Ahmad, dan Kepala Disdikbud Kota Tegal, Johardi.(wn)


Aspirasi Warga