Tindak Lanjuti Temuan BPK, DPRD Bentuk Pansus Pasar Sore

By: adm
Senin, 11-09-2017 23:56 wib
11
Share:

Senin 11 September 2017

Untuk menindaklanjuti LHP BPK terkait Pasar Sore, DPRD Kota Tegal dalam waktu dekat akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pasar Sore. Dalam LHP BPK, diketahui ada potensi pendapatan yang seharusnya masuk ke dalam PAD Pemkot Tegal sebesar Rp 2,45 miliar, namun faktanya sampai dengan saat ini Pasar Sore masih dikelola oleh pihak Ketiga yang semestinya sudah finish pada tahun 2012 lalu.

“Selain berencana membentuk pansus, DPRD melalui komisi yang membidangi juga akan melakukan tinjauan langsung ke lokasi,” kata Ketua DPRD Kota Tegal H Edy Suripno, Senin (11/9).

Terkait hal itu, sebelumnya anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Sisdiono Ahmad mengatakan, seharusnya aset di Pasar Sore mendapatkan perhatian karena mempunyai potensi untuk memperbesar pendapatan daerah. Aset Pasar Sore berupa 23 ruko yang telah habis perjanjian dengan investor sejak tahun 2012 hingga kini belum diperbaharui. Padahal, disitu ada potensi pendapatan yang menurut catatan BPK minimal Rp 2,45 miliar.

Selain itu, pengelolaan enam pasar juga tidak memadai, sehingga Pemda kehilangan potensi pendapatan dari pengelolaan pasar sebesar Rp 1,2 miliar. Sebab ada kios milik Pemda yang belum dikenakan sewa. “Kami berharap di tahun 2017 Pemkot Tegal benar-benar memprioritaskan perbaikan-perbaikan temuan BPK,” katanya. (RJ)

 

 

 


Aspirasi Warga