Tiga Pasar Tradisional Terapkan E-Retribusi

By: nno
Senin, 08-10-2018 13:06 wib
48
Share:

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal akan memberlakukan program E-Retribusi di tiga pasar tradisional yang menjadi percontohan tahun 2018. Yakni, Blok A Pasar Pagi, Pasar Kejambon dan Pasar Karangdawa. Hal itu disampaikan Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan, Khaerul Huda, kemarin. Menurut dia, tujuan penerapan program tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran retribusi pasar sekaligus mendongkrak sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tiga pasar dipilih untuk percontohan karena dinilai paling siap terkait hasil pendataan dan sosialisasi yang dilakukan hingga ke paguyuban pedagang. Sebab, berdasarkan data base jumlah pedagang hasil sosialisasi tiga pasar tersebut menyatakan sepakat untuk menerapkan sistem E-Retribusi. "Percontohan E-Retribusi pasar, diterapkan pada 216 pedagang di Blok A lantai 1-3, 311 pedagang los dan kios Pasar Kejambon, serta 85 los pedagang Karangdawa," paparnya. Khaerul mengemukakan, terkait mekanisme pemungutan E-Retribusi Pasar dinilai lebih efektif dan mempercepat realisasi penghimpunan retribusi karena langsung masuk ke rekening. Selain itu, pelaksanaan E-Retribusi juga berfungsi untuk memantau keaktifan dan kepatuhan pedagang yang beroperasi di pasar tradisional setiap harinya dalam membayar retribusi. Kepala Bidang Pasar, Maman Suherman didampingi M.Mabrur menambahkan, hingga saat ini pihaknya terus menyiapkan kelengkapan fasilitas dan sarpras untuk pemberlakuan E-Retribusi. Diantaranya, dengan berkoordinasi dengan perbankan sebagai mitra kerja dalam menyediakan aplikasi dan mengakomodir data base jumlah pedagang pasar. "Target pemberlakuan E-Retribusi, paling lambat diterapkan per Januari 2019 untuk menghapus persepsi negatif tentang pemungutan retribusi," tandasnya.(wn)


Aspirasi Warga