DPRD Soroti Penataan PKL di Alun-Alun

By: nno
Kamis, 12-07-2018 17:40 wib
159
Share:

Sejumlah anggota DPRD menyoroti tentang maraknya pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Tegal. Sebab, kondisinya saat ini dinilai semakin semrawut, sehingga sangat tidak layak untuk mencerminkan wajah kota. Ketua Fraksi Pantura DPRD, Nur Fitriani menyampaikan, pihaknya mempertanyakan mekanisme penataan PKL yang jumlahnya dinilai semakin membludak tanpa pengendalian dinas terkait. Selain itu, kondisi kumuh yang dipicu pembuangan limbah pedagang secara sembarangan serta pengelolaan parkir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot untuk segera ditangani. "Bagaimana mungkin, tengah alun-alun menjadi tempat bebas wahana permainan yang terkesan bebas dan liar. Padahal, letaknya tepat di depan balai kota," katanya. Menurut dia, penataan dan penertiban PKL perlu dilakukan agar menjadi solusi konkret dalam mengurai kesemrawutan alun-alun dari paguyuban PKL dan pengelola wahana permainan. "Peran aktif dan koordinasi antar dinas terkait sangat dibutuhkan dalam melakukan penindakan pelanggaran untuk mewujudkan ketertiban umum," tegasnya. Hal serupa juga disampaikan, Sekretaris Fraksi PKS DPRD, Untung Purwadi. Selain masalah tersebut, pihaknya menyoroti pelanggaran parkir di bahu jalan di sejumlah titik jalan protokol. Antara lain, penggunaan trotoar sebagai lahan parkir seperti di sepanjang Jalan KH Mansyur, larangan parkir di bahu jalan sebelah timur sepanjang Jalan Pangeran Diponegoro hingga Jalan Sultan Agung, hingga menjalar ke sekeliling kompleks alun-alun. "Idealnya, penataan lahan parkir bisa dioptimalkan di sejumlah kantong parkir agar tidak semrawut. Jangan terkesan dibiarkan liar begitu," ujarnya. Menanggapi persoalan tersebut, Plt Wali Kota Tegal, Nursholeh menyatakan akan segera berkoordinasi dengan semua dinas terkait untuk melakukan penataan kompleks alun-alun. Sebab menurutnya, sebagai wajah kota sekaligus simbol pusat pemerintahan kondisi alun-alun memang idealnya harus steril dan bersih dari aktifitas PKL maupun wahana permainan. "Konsep penataan PKL dan wahana permainannya seperti apa, akan kami diskusikan dulu agar tidak menimbulkan konflik dan gesekan dengan masyarakat," tandasnya.(wn)


Aspirasi Warga