Puluhan Hektare Sawah Tak Bisa Ditanami

By: nno
Rabu, 11-07-2018 00:06 wib
42
Share:

Puluhan hektare areal persawahan di Kecamatan Margadana, Kota Tegal kini berubah menjadi rawa-rawa dan tak bisa ditanami. Hal itu terjadi karena setiap musim rob sering terendam air laut. Salah seorang warga, Sukrad mengatakan, masyarakat berharap ada upaya normalisasi saluran, khususnya saluran irigasi gadungan yang menghubungkan Kali Malang. Sebab, saat ini kondisinya sudah parah dan tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut juga terjadi di Kelurahan Kaligangsa, Cabawan dan Margadana. Para petani setempat tidak bisa lagi bercocok tanam karena areal persawahan berubah menjadi rawa."Kalau dipaksakan ditanami padi, tanaman langsung mati karena airnya asin," ujarnya. Terkait hal itu, anggota DPRD, Tuty Alawiyah menyampaikan, pihaknya berharap kepada Pemkot Tegal agar areal sawah lestari yang sering terendam rob di Kecamatan Margadana bisa terus dipertahankan, sehingga bisa dimanfaatkan petani. Selama ini, DPRD terus berupaya mencari solusi, salah satunya mengajukan bantuan ke pusat, terkait pembuatan talud tambahan untuk mengatasi rob tersebut. Sebab, naiknya rob ke daratan hingga merambah ke persawahan sangat membahayakan kondisi dan kelangsungan sawah lestari. Tuty mengemukakan, kondisi tersebut terutama terjadi di area sawah lestari yang berada di Kelurahan Kaligangsa, Krandon dan Cabawan Kecamatan Margadana. Akibat rob, lahan di lokasi tersebut hingga sekarang tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam. Pihaknya pernah meminta bantuan kepada Kementerian Pertanian untuk meminta metode inovasi baru untuk menanggulangi erupsi lahan hijau produktif. Apabila persoalan tersebut tidak segera ditangani maka Kota Tegal, untuk beberapa tahun mendatang lahan hijau produktif akan terus berkurang.(RJ)


Aspirasi Warga