Orang Tua Siswa Mengadu ke DPRD

By: nno
Senin, 09-07-2018 21:51 wib
53
Share:

Tegal - Sejumlah orang tua yang anaknya tidak bisa diterima di SMA Negeri yang diinginkan karena terganjal pada sistem zonasi serta persyaratan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), mengadu ke DPRD Kota Tegal, Senin (9/7/2018). Orang tua siswa Jaelani kepada Ketua Komisi I DPRD Kots Tegal, Heri Budiman menyampaikan, agar DPRD bisa memperjuangkan aspirasi serta mencarikan solusi terbaik terhadap persoalan tersebut. "Kami meminta Dewan membantu kami karena masyarakat banyak yang resah. Kami juga meminta Dewan untuk mendampingi kami ke Provinsi Jateng untuk mempertanyakan tentang sistem zonasi yang diterapkan di Kota Tegal," kata Jaelani. Menurut dia, untuk pemerataan seharusnya sistem zonasi satu sekitar 60 persen untuk lingkungan sekitar sekolah, zonasi kedua untuk siswa dari dalam Kota Tegal sekitar 30 persen serta zonasi ketiga untuk luar kota 10 persen. Hal itu seperti yang diterapkan pada saat sistem PPDB di tingkat SMP yang dinilai lebih bagus dan berkeadilan. Dia berharap sistem zonasi tersebut ditinjau ulang. Sebab banyak mengecewakan masyarakat karena siawa yang dari luar Kota Tegal yang justru yang memenuhi sekolah di Kota Tegal. "Kami berharap DPRD dan instansi terkait bisa membantu agar persoalan ini tidak merugikan masyarakat Kota Tegal," katanya. Ketua Komisi I DPRD, Hery Budiman menyampaikan, pihaknya rencana dalam waktu dekat ini akan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar ada kajian ulang terhadap sistem zonasi. Sebab, dalam penerapannya sangat merugikan masyarakat Kota Tegal. "Upaya ini akan kami lakukan agar tidak menimbulkan kecemasan masyarakat. Kami juga mendukung agar sistem zonasi dikaji ulang," katanya. Ketua DPRD, Edy Suripno menambahkan, untuk menindaklanjuti keluhan dari para orang tua siswa akan menungaskan Ketua Komisi I DPRD, Hery Budiman dan anggotanya, Sisdiono Ahmad untuk mendampingi perwakilan orang tua siswa yang akan berangkat ke Pemprov Jateng. "Diharapkan nanti ada kepastian dan solusi yang terbaik terhadap persoalan ini," pungkasnya.-(nin)


Aspirasi Warga