Panwaslu Temukan 2.851 DPS Bermasalah

By: nno
Rabu, 11-04-2018 16:17 wib
45
Share:

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tegal menemukan sebanyak 2.851 Daftar Pemilih Sementara (DPS) bermasalah yang tercantum dalam Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP). Jumlah tersebut, merupakan hasil penyortiran by name by address yang nantinya akan kembali direkomendasikan ke KPU Kota Tegal untuk dilakukan validasi ulang. Menurut Ketua Panwaslu, Akbar Kusharyanto, kemarin, temuan 2.851 DPS bermasalah karena adanya beberapa faktor kesalahan, antara lain, data ganda identik, data ganda Nomor Induk Kependudukan (NIK), data ganda Nomor Kartu Keluarga (KK), meninggal tapi masih memenuhi syarat, TNI/POLRI masih Memenuhi Syarat. "Dari total temuan terbaru didominasi data ganda identik berupa NIK dan NKK," katanya. Dia menegaskan, terkait temuan tersebut pihaknya akan mengirimkan surat rekomendasi kepada KPU Kota Tegal untuk melakukan validasi dan verifikasi ulang terhadap 2.851 DPS. "Sambil menunggu hasil verifikasi terhadap DPS bermasalah kami juga terus mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika terdapat atau menemukan DPS bermasalah agar bisa dilakukan perbaikan data," tegasnya. Sementara itu, anggota KPU, Thomas Budiono mengatakan. menanggapi munculnya temuan DPS bermasalah dari Panwaslu pihaknya mengaku segera menyiapkan permohonan verifikasi ulang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdkucapil). Sebab, berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) DPHP pihaknya akan mencantumkan sejumlah temuan pendataan pemilih yang harus dicoret dengan berbagai alasan. Antara lain, banyaknya warga yang pindah domisili, ditemukannya pemilih ganda baik identitas atau satu nama terdaftar dua kali, hingga belum mengantongi E-KTP atau surat keterangan (suket). "Temuan DPS bermasalah, harus segera dicoret untuk menghapus data ganda pemilih," katanya.(wn)


Aspirasi Warga