Pemkot Ajak Petani Wujudkan Kedaulatan Pangan

By: adm
Rabu, 22-06-2016 19:49 wib
26
Share:

 Rabu 22 Juni 2016

Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal menegaskan akan berperan aktif dalam mewujudkan kedaulatan pangan di wilayah NKRI, yaitu dengan cara mengajak seluruh petani Kota Tegal untuk tetap konsen dalam peningkatan produksi pertanian, baik pertanian pangan maupun pertanian ternak. Hal itu ditegaskan Walikota Tegal Siti Masitha Suparno di hadapan para petani yang tergabung dalam berbagai kelompok tani dalam acara buka puasa bersama di areal persawahan Kelurahan Cabawan, Kecamatan Margdana, Kota Tegal, Rabu (22/6).

 “Dalam upaya mendukung terwujudnya kedaulatan pangan, Pemkot Tegal tentu harus menjadi bagian dari upaya tersebut. Saudara - saudara menjadi laskar terdepannya yang akan melakukan karya di bidang pertanian dan peternakan,” kata Walikota yang didampingi Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH, MH dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemkot Tegal.

Walikota menyebut dengan berdaulat pangan, berarti negara Indonesia berhak menentukan kebijakan pangan secara mandiri, menjamin hak atas pangan bagi rakyat, serta memberikan hak bagi masyarakat untuk menentukan sistem pertanian pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal. Walikota menilai petani Kota Tegal selalu konsen dalam mendampingi dan membantu para petani yang berada di wilayah Kota Tegal.

“Saya bangga terhadap kelompok tani pangan maupun kelompok tani ternak kota tegal yang konsen. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Tegal saya sampaikan “terima kasih” kepada pengurus kelompok tani atas jerih payahnya yang telah ikut menjaga kedaulatan pangan,” tutur Walikota.

Diakui Walikota, potensi pertanian di Kota Tegal menurut data dari BPS tahun 2014 ( terdokumentasi dalam buku Kota Tegal dalam angka), lahan pertanian di Kota Tegal sekitar 859,65 ha, hasil produksi 4.839 ton. Sementara potensi komoditas bawang merahnya dengan luas 223 ha dengan produksi 2.412 ton. Kemudian potensi peternakan di Kota Tegal yang cukup menonjol adalah ternak itik dengan jumlah populasi lebih dari 289.972 ekor. Sentra itik di pesurungan lor dengan hasil produk olahan telur itik menjadikan produk yang dibutuhkan dan selalu dicari masyarakat.

“Harapan saya kepada para petani yang ada di Kota Tegal, saya minta pada saat akan menanam gunakan bibit dari varietas unggul yang telah bersertifikasi, telah teruji, sehingga tidak mudah rusak atau diserang hama. Ketika panen, saya minta hasil panen yang bagus sebagian di-dhedher untuk dijadikan benih,” harap Walikota. (RJ)

 

 

 


Aspirasi Warga