Siswa Diimbau Tak Konvoi

By: adm
Jumat, 06-05-2016 09:08 wib
10
Share:

Seluruh siswa di Kota Tegal diimbau untuk tidak melakukan konvoi dan coret-coretan seragam dalam menyambut hasil Ujian Nasional (UN) yang diumumkan, Sabtu (7/5). Pasalnya, tindakan melakukan konvoi dan coret-coretan seragam sekolah tidak akan memberikan manfaat dan justru dapat mengganggu ketertiban umum. Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Hery Budiman, kemarin.



"Kami mengimbau agar kelulusan disambut dengan sujud syukur. Kegembiraan jangan ditumpahkan dengan tindakan yang dapat membuat resah," ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD, Rosalina. Menurut dia, daripada seragam sekolah dicorat-coret, sebaiknya yang masih layak pakai diberikan kepada adik kelas yang membutuhkan. Sebab, saat ini masih banyak siswa yang kekurangan dalam perlengkapan sekolahnya. "Sekolah juga harus dapat memberikan nasehat. Kami juga meminta kepolisian mengamankan," jelasnya.

Terkait kelulusan, Ketua DPRD, Edy Suripno menambahkan, pihaknya meminta agar pihak sekolah tidak perlu menahan ijazah milik siswa sebagai hukuman lantaran siswa yang bersangkutan belum melunasi administrasi keuangan. Tindakan tersebut dinilai arogan karena dapat dikatakan sebagai menghambat masa depan karier siswa."Jika sekolah negeri yang melakukan tindakan penahanan ijazah, maka hal itu dianggap keterlaluan. Namun jika yang melakukan penahanan ijasah siswa itu adalah sekolah swasta, maka solusinya adalah semua administrasi keuangan harus dilunasi," katanya.

Dia menegaskan, sekolah negeri dilarang menahan ijazah siswa walaupun siswanya belum melunasi keuangan sekolah, bagi sekolah swasta juga harus memberikan kebijaksanaan agar tidak terlalu ketat dalam memberikan hukuman penahanan ijasah siswa. Berikan kemudahan kepada siswa untuk melanjutkan masa depan kariernya.(WN)


Aspirasi Warga