Warga Dihimbau Beri Data Terbuka SE

By: adm
Selasa, 03-05-2016 15:20 wib
103
Share:

Sensus Ekonomi Tahun 2016 (SE2016) dimulai sejak 1 Mei hingga 31 Mei 2016. Petugas Cacah Lapangan (PCL) akan mendatangi setiap warga di Kota Tegal untuk mendapatkan potret perekonomian Kota Tegal secara utuh. Untuk itu, warga Kota Tegal dihimbau untuk menerima petugas SE dan memberikan data yang diminta secara terbuka.

 

 

Himbauan tersebut disapaikan oleh Walikota Tegal KMT Hj. Siti Masitha Soeparno saat menerima PCL Sensus Ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tegal yang ditugaskan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi terhadap Walikota Tegal di Ruang Audiensi Kantor Walikota Tegal, Senin (03/05).

 

Banyak warga yang ditemui oleh petugas SE2016 menolak untuk memberikan data-datanya. Padahal, sesuai dengan UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, menyebutkan setiap warga  negara Indonesia wajib menyerahkan data yang dimiliki kepada petugas SE2016 dan dijaga kerahasiannya.

   

Untuk itu, Walikota meminta petugas dapat menyampaikan maksud dan tujuan dan bersikap koperatif sehingga pendekatan lebih luwes sehingga masyarakat nyaman berikan data. Sehingga petugas mendapatkan data yang optimal. “Karena masyarakat kita mempunyai karakter yang berbeda-beda masing-maisng orang,” ungkap Walikota

 

Kepala BPS Kota Tegal Drs. Kunto Dewandono mengatakan untuk melaksanakan pencacahan SE2016, pihaknya membuat sistem pencacahan dengan peta blok sebanyak 783 peta blok. Satu blok biasanya satu RT atau RW tergantung muatan bangunannya dengan satu blok bisa 120 bangunan.

 

Menurut Kunto, selama SE2016 berjalan tiga hari, respon masyarakat bagus dan terbuka. Namun beberapa lembaga keuangan yang belum memberikan datanya. Untuk itu, BPS bekerja sama dengan BI karena setiap bulan lembaga keuangan menyerahkan laporannya kepada BI. “Namun petugas kita tetap turun, apakah masih operasional atau tidak, berapa karyawannya dan lain sebagainya,” ungkap Kunto.

 

Subject Meter SE2016 Ratna Sari Dewi SST, MM menyebut ada petugas yang kesulitan dalam melaksanakan sensus dimana kurang koperatif perusahaan di jalan besar atau protocol Kota Tegal“Setelah PCL dan PML mengalami penolakan, minggu depan semua organik turun,” ungkapnya.-(NM)


Aspirasi Warga