Bertekad Kembalikan Kejayaan Industri Logam Kota Tegal

By: adm
Sabtu, 11-03-2017 15:32 wib
13
Share:

Kota Tegal sempat dijuluki sebagai Jepangnya Indonesia. Berangkat dari sejarah itulah Pemerintah Kota Tegal melalui Walikota Tegal, KMT Hj Siti Masitha Soeparno bertekad mengembalikan kejayaan industri logam di Kota Tegal.

 

“Kita akan perhatikan potensi lokal Kota Tegal, Jawa Tengah, bekerjasama dengan Provinsi Bali, ini untuk memperkuat program pembangunan nasional dengan keunggulan anak bangsa,” ucap Walikota.

“Dengan program kendaraan pedesaan, tentu saja bisa menjadi prospek yang di ciptakan di  daerah, sehingga bisa memudahkan mobilisasi dari  para pelaku usaha untuk berkarya, kita akan gandeng anak anak muda dan SMK yang kita arahkan ke bidang otomotifnya.” Tambahnya.

Keterangan tersebut disampaikan saat acara Expo Industri Kreatf Mobil dan Motor Seni dengan tema membangun Industri Kreatif Indonesia Menuju Pasar Bebas ASEAN dan Perdagangan Global”, di Gedung BCIC ( Bali Creative Industri Center ) Jl Wage Rudolf Supratman no. 132, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Bali, Kamis (09/03/2017).

Komitmen Pemerintah Kota Tegal, untuk pengembangan sentra-sentra industri potensial untuk akselerasi pertumbuhan industri unggulan Kota Tegal (industri logam) yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Tegal tahun 2014 – 2019.

Termasuk bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemerintah Kota Tegal memberikan kemudahan akses keuangan bagi IKM logam yang secara konsisten  mendorong perbankan untuk menyalurkan pembiayaan kepada industri logam utamanya kredit dengan skim khusus seperti Kredit usaha Rakyat. Outstanding KUR di Kota Tegal pada akhir tahun 2016 mencapai Rp454 miliar, aktivitas usaha industri logam yang ada di Kota Tegal terdiri atas industri pengerjaan logam, industri pengecoran logam, serta dok dan galangan kapal.pungkas Walikota.

 

Diungkapkan oleh Presiden IOI, Ir. I Made Dana M, Tangkas, M.Si., bahwa acara ini berlangsung berkat kerjasama dengan kementrian perindustrian, kementrian Koperasi dan UMKM, Kementria Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf ), Pemda Bali, Kadin/Kadinda Bali, Universitas Udayana dan Politeknik Negeri bali menyelenggarakan Expo Industri Kreatf Mobil dan Motor Seni dengan tema membangun Industri Kreatif Indonesia Menuju Pasar Bebas ASEAN dan Perdagangan Global.”-(NM)


Aspirasi Warga