Fraksi Golkar Minta Pemkot Perhatikan Nasib 56 Tenaga Guru Non PNS

By: adm
Kamis, 08-12-2016 16:29 wib
3

Merujuk Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda) diamanatkan bahwa pengelolaan Badan Metrologi, SMA/SMK Negeri, dilimpahkan ke Provinsi dan dalam pelaksanaannya masih terdapat 56 orang tenaga guru atau karyawan non Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum jelas nasibnya. Karena itu Fraksi Partai Golkar Karya (Golkar) DPRD Kota Tegal, berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) memperhatikan keberadaan guru tersebut.

Selain itu, hasil evaluasi dari Gubernur Jawa Tengah, SKPD yang mengelola fisik agar mempersiapkan administrasi pelaksanaan kegiatan lebih awal. Pada bulan Pebruari dalam anggaran tersebut pekerjaan fisik dimulai. Hingga pekerjaan tepat waktu dan tepat guna.

Fraksi Golkar juga mengkritisi pekerjaan fisik jembatan Si Untung di Jalan Metro Pesurungan Kidul yang kondisi masih sangat kuat tetapi dibongkar total dengan biaya besar. Diharapkan, untuk yang akan datang Pemkot harus lebih cermat dalam melakukan survey hingga kegitan fisik lebih efisien dan efektif.

Untuk penghuni Rusunawa, Fraksi Partai Golkar minta agar setiap 3 bulan sekali untuk dievaluasi agar bisa mengetahui data yang pasti. Pemkot Tegal, diharapkan bisa mencari solusi yang tepat untuk keberadaan dan nasib Akademi Keperawatan (AKPER).

Keterangan tersebut merupakan Pendapat Akhir (PA) Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tegal, yang menerima dan menyetujui Rancangan Paraturan Daerah (Raperda) Kota Tegal tentang Rencana Anggaran dan Belanja Daerah Kota Tegal Tahun Anggaran 2017 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Tegal yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal.-(NM)


Aspirasi Warga