56 Tenaga Non PNS Terancam Tak Mendapatkan Honor

By: adm
Senin, 28-11-2016 08:55 wib
2

Sebanyak 56 tenaga non Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini bekerja di SMK/SMA terancam tidak bisa mendapatkan honor. Sebab, status mereka tidak jelas karena Pemkot Tegal dalam penyerahan pengelolaan SMA/SMK ke Pemprov Jateng, nama-nama mereka tidak diikut sertakan. Demikian disampaikan anggota Komisi I DPRD, Sisdiono Ahmad usai rapat kerja dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Senin (28/11).



Sisdiono Ahmad mengemukakan, dalam pembahasan APBD tahun 2017 ternyata tidak ada alokasi anggaran untuk 56 tenaga non PNS. Dengan demikian, nasib mereka tidak jelas dan honor tidak bisa dibayar oleh APBD 2017. "Kami mengusulkan agar mereka bisa mendapatkan perhatian dan mendapatkan honor. Yakni, melalui bentuk hibah karena pengelolaan SMA/SMK oleh Pemprov Jateng mulai dilaksanakan sejak Januari 2017," katanya.

Menurut dia, untuk proses serah terima pengelolaan SMK/SMA dari Pemkot Tegal ke Pemprov Jateng sudah selesai dilaksanakan sejak Oktober 2016. Dengan dikelola Pemprov Jateng diperkirakan akan lebih baik, khususnya untuk pemerataan kwalitas pendidikan dan kwalitas pelayanan pendidikan. Sebab, selama ini antar provinsi tidak sama karena masih tergantung pada kebijakan masing-masing daerah.

Hal serupa juga disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD, Rachmat Raharjo. Pihaknya meminta kepada Pemkot Tegal untuk mencarikan solusi yang terbaik. Hal itu dimaksudkan agar para pegawai non PNS yang bekerja di SMK/SMA se Kota Tegal bisa mendapatkan kepastian. "Persoalan ini harus segera dicarikan solusi agar tidak timbul gejolak," tegasnya. (WN)


Aspirasi Warga