Pembuatan Talud Di Makam Sipelem Disayangkan

By: adm
Rabu, 02-11-2016 17:06 wib
3

PembuatanTalud yang berada dilokasi Makam Sipelem, kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal disayangkan oleh warga sekitar. Pasalnya pembutan talud tidak melalui proses sosialisasi terlebih dahulu kepada warga sekitar.

 

”Kalau sesuai permintaan warga, makam Sipelem untuk diurug, permukaan tanah agar ditinggikan saja karena kalau musim hujan selalu banjir, tetapi pada prakteknya makam dibikin Talud,sedangkan di area makam sudah ada tembok keliling.” Keterangan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Sudarso usai melakukan kunjungan lapangan Rabu (2/11/2016).

”Daripada membuat Talud dengan biaya sekitar 180 juta mendingan bisa untuk memaksimalkan peninggian dan saluran air diarea pemakaman karena area makam sudah  ada tembok keliling, apalagi pembuatannya belum ada sosialisasi,” pungkas Sudarso.

Selain itu, Sudarso juga menyoroti masalah pembakaran sampah yang dilakukan tidak mengindahkan kaidah aturan yang berlaku, padahal sesuai Undang-Undang Nomer 40 ayat 1 dan 2 nomer 18 Tahun 2008 menyatakan, pengelolaan sampah sayng secara melawan hukum dan dengan sengaja melakukan kegiatan pengelolaan sampah dengan tidak memperhatikan norma, standar, prosedur atau criteria yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun paling lama 10 tahun dengan denda Rp 100 juta hingga Rp 5 miliar.-(NM)


Aspirasi Warga