343 Guru Honorer Direncanakan Jadi Guru Kontrak

By: adm
Rabu, 07-01-2015 09:41 wib
25
Share:

Sebanyak 343 guru honorer yang selama ini mengabdi di sejumlah sekolah di Kota Tegal direncanakan statusnya akan dinaikan menjadi guru kontrak. Namun, kepastian tersebut masih menunggu adanya hasil studi banding Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Pemkot Yogyakarta, Pemkab Sleman dan adanya kepastian aturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).



Hal itu terungkap dalam rapat kerja antara Komisi I DPRD dengan BKD Kota Tegal, Rabu (7/1). Dalam kesempatan itu, Kepala BKD, Irkar Yuswan Apendi mengatakan, dari hasil rapat kerja pihaknya akan segera melapor ke pimpinan. Setelah itu, melakukan studi banding ke Sleman dan berkoordinasi dengan Kemenpan dan RB. "Apabila dalam aturan memungkinkan bisa diangkat dengan Surat Keputusan (SK), maka bisa segera dilakukan," katanya.

Menurut dia, selain menunggu kepastian aturan, pihaknya juga mempertimbangkan tentang anggaran untuk honor mereka. Oleh karena itu, direncanakan untuk bisa diusulkan dalam ubahan tahun 2015 atau anggaran murni tahun 2016. "Kami sepakat dengan Komisi I DPRD untuk menindaklanjuti persoalan tentang persoalan guru honorer," tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD, Sisidiono Ahmad mengatakan, Pemkot Tegal seharusnya mengangkat 343 guru honorer yang selama ini mengajar di sekolah negeri untuk dijadikan tenaga kontrak. Sebab, hal itu juga dilakukan Pemkab Sleman dan Pemkot Yogyakarta yang bisa melakukan pengangkatan guru honorer menjadi tenaga kontrak.

Bahkan, berani memberikan honorarium cukup layak yang tetap disertai evaluasi, baik kinerja maupun kedisiplinnya serta mereka juga bisa mendapatkan sertifikasi. "Sekitar 1000-an guru honorer yang diangkat menjadi tenaga kontrak di Kabupaten Sleman digaji Rp 1,1 juta. Sedangkan, di Kota Yogyakarta digaji Rp 1,5 juta. Bahkan, rencananya dinaikkan menjadi Rp 2 juta tahun depan diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah tersebut," katanya.(WN)


Aspirasi Warga