Akhir Tahun 2015, 6 Pejabat Pemkot Duduki Jabatan Baru

By: adm
Jumat, 01-01-2016 12:52 wib
25
Share:

Jumat, 01 Januari 2016

Sehari jelang akhir tahun 2015, enam pejabat Pemkot Tegal mendapatkan kado istimewa dari Walikota Tegal Hj Siti Masitha Suparno. Ke-enam pejabat eselon II itu dilantik dan diambil sumpah jabatannya untuk menduduki posisi jabatan baru . Pelantikan dilaksanakan di Gedung Adipura Kompleks Balaikota Tegal, Rabu (30/12).

 

Keenam pejabat itu diantaranya, Drs. Imam Badarudin yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Kota Tegal dan Plt. Asisten Pemerintahan dan Administrasi Sekda, dilantik menjadi Asisten Pemerintahan dan Administrasi Sekda. Herlien Tedjo Oetami, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal ,dilantik menjadi Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Sekda Kota Tegal.

Kemudian Ir. Nur Efendi, MSi sebelumnya Kepala Diskimtaru Kota Tegal dan Plt. Asisten I Sekda, dilantik menjadi Kepala Bappeda Kota Tegal. Drs R. Supriyanta sebelumnya Kepala Dinporabudpar dan Plt. Kepala DPPKAD Kota Tegal, dilantik menjadi Kepala DPPKAD Kota Tegal. Sementara dr. Moehammad Hafidz, M.Kes sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan dilantik menjadi Kepala Bapermas Perempuan dan KB, dan Drs. Johardi, MM sebelumnya menjabat Kepala Dishubkominfo Kota Tegal dan Plt. Bapermas Perempuan dan KB, dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal.

Selain itu, Walikota juga menunjuk Plt. sesuai Keputusan Walikota Tegal tentang Penunjukkan pejabat Pelaksana Tugas. Pertama SK Nomor 821.2/098-K/2015 tentang penunjukkan drg. Erlina Krisanti, Msi, MKes sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, SK No. 821.2/099-K/2015 Drs. R. Supriyanta sebagai Plt. Kepala Dinporabudpar Kota Tegal, SK Nomor 821.2/100-K/2015 Drs. Johardi, MM Plt. Kepala Dishubkominfo Kota Tegal dan SK Nomor 821.2/101-K/2015 Ir. Nur Efendy, Msi sebagai Plt. Diskimtaru Kota Tegal.

Walikota Tegal yang akrab disapa Bunda Sitha dalam sambutannya mengatakan, mutasi maupun promosi menjadi satu hal yang wajar dan menjadi kebutuhan selama organisasi menghendakinya.

“Telah menjadi komitmen saya bahwa dalam menentukan seseorang untuk menduduki sebuah jabatan, saya akan lebih mengutamakan kemampuan dan kapasitas yang bersangkutan. Disamping tetap memperhatikan persyaratan formal yang mesti harus dipenuhi dengan selalu berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Bunda. (RJ)


Aspirasi Warga