Guru Honorer Berharap Tali Asih

By: adm
Jumat, 10-07-2015 10:09 wib
54
Share:

Guru honorer yang tergabung dalam Forum Tenaga Guru Honorer Negeri (FTGHN) Tegal berharap adanya tali asih yang diberikan Pemkot Tegal sebagai pengganti tunjangan hari raya (THR). Sebab, selama ini guru honorer belum diperhatikan seperti guru PNS.


"Kami sama-sama berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa, seharusnya juga mendapatkan perhatian sama," ujar Ketua FTGHN Tegal, Rustanto, kemarin.

Menurut dia, adanya tali asih secara tidak langsung akan memberikan rasa keadilan sosial. Lebih dari itu, menumbuhkan semangat karena guru honorer bisa merasakan perhatian. "Saya kira seharusnya hal itu bisa dilakukan Pemkot. Karena itu, meminta Komisi I DPRD untuk membantu memperjuangkan aspirasi tersebut," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi I, Rachmat Rahardjo mengatakan, untuk mengeluarkan THR ataupun tali asih, Pemkot memang membutuhkan aturan. Berkaca dari pengajuan proposal yang juga tidak bisa direalisasikan, Pemkot kemungkinan kebingungan menggunakan pos anggaran yang mana. Sehingga, aspirasi tersebut sulit direspon. Namun secara prinsip, semestinya Pemkot memberikan empati untuk memberikan rasa keadilan sosial, sebagai sesama warga negara yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan. "Karena itu, kami meminta Pemkot untuk memberikan solusi. Guru honorer juga membutuhkan perhatian, sama halnya guru yang PNS," katanya.

Dia mengungkapkan, jika memang terbentur aturan, maka Pemkot bisa membuat aturan agar aspirasi tersebut bisa diakomodir. Misalnya, dibuatkan dalam bentuk anggaran kegiatan. "Kami mendorong dibuatkannya aturan. Kami kira, kalau dalam bentuk kegiatan itu masih dimungkinkan. Suara guru honorer ini perlu menjadi perhatian kita semua," katanya. (WN)


Aspirasi Warga