Gara-Gara Ajukan Interpelasi, Pimpinan F-PG Diganti

By: adm
Senin, 22-06-2015 02:24 wib
3

 Senin 22 Juni 2015

Susunan pimpinan Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPRD Kota Tegal, yang sebelumnya dijabat oleh Sodik Gagang (Ketua) dan Enny Yuningsih (Sekretaris) kini digantikan oleh Wasmad Edi Susilo (Ketua) dan Suprianto (Sekretaris). Perubahan pimpinan F-PG itu diumumkan di dalam rapat paripurna DPRD, Senin (22/6).

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo saat dikonfirmasi membenarkan adanya perubahan susunan pimpinan F-PG. Menurut Wasmad, hal itu sesuai dengan surat DPD Partai Golkar Kota Tegal Nomor B-23/Golkar 11-31/VI/2015 tertanggal 19 Juni 2015 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Tegal.

Wasmad Edi Susilo yang akrab disapa Wes mengatakan, perubahan susunan pimpinan F-PG itu dilatarbelakangi oleh surat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah Nomor B.17/GOLKAR I/VI/2015 tertanggal 15 Juni 2015 perihal pemberian sanksi kepada Ketua F-PG dan anggotanya yang secara nyata telah mengabaikan instruksi dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah untuk tidak mengajukan hak interpelasi kepada Walikota Tegal.

“Maka sesuai Peraturan Organisasi (PO) Nomor PO-13/DPP/Golkar/X/2011 tentang disipilin dan sanksi organisasi serta pembelaan diri pengurus dan atau anggota partai Golkar. Keduanya, yaitu Sodik Gagang dan Enny Yuningsih dikenai sanksi dengan cara dilengserkan dari kedudukan pimpinan fraksi,” kata Wes.

Wes menambahkan, pada bagian lain dalam surat tersebut juga menyebutkan bahwa surat dari DPD Partai Golkar Kota Tegal Nomor B.14/GOLKAR.11-31/V/2015 tertanggal 23 Mei 2015 perihal pengeluaran Suprianto dari F-PG karena sebuah pelanggaran dinyatakan dicabut.

“Kalau surat pengeluaran sudah dicabut, maka Suprianto dinyatakan kembali ke F-PG lagi dan sekarang menjabat sekretaris fraksi,” ujarnya.

Secara terpisah, Suprianto memberikan tanggapan atas diterimanya kembali dirinya ke dalam F-PG. Menurut Suprianto, kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan oleh pimpinan Fraksi sebelumnya adalah menggagas dan mengusulkan penggunaan Hak Interpelasi untuk mengatasi kemelut yang ada di pemerintahan.

“Yang seharusnya dilakukan oleh Fraksi Partai Golkar adalah melindungi dan membela Walikota Tegal yang mana Partai Golkar merupakan pengusungnya dalam Pilwalkot Tegal Oktober 2013 lalu,” kata Supri. (Riyanto Jayeng)

 

 

 


Aspirasi Warga